Aku dan Kau

Iseng pengen nulis puisi..sebenarnya dah tertulis di memory Hp,cuman gak ketulis2 di blog..akhirnya tertulis juga,setelah kulik kulik Hp..

**********************************************************

Lelah untuk terus berharap perubahan
Seperti lelahnya seorang tukang kayu yang ingin mengukir batu..

Perubahan itu ku yakin ada walau tak sekarang,nanti atau masa datang..

Lalu kapan?
Haruskah ku tetap berharap?
Mengharap cinta suci dengan semaian benih benci?
Mengharap kekasih hati kembali kesisi dengan mulut terpatri?

Tidak..
Semua tak datang dengan sendiri
Semua tak datang dengan berlari
Semua tak hanya berharap janji-janji

Lelah seperti lelahnya seorang pelari..yang berlari tanpa tujuan,tanpa harapan pasti..

Salahkah ku berharap perubahan?
Salahkah ku berharap pengertian?
Salahku ya salahku..
Salahku terlalu berharap tanpa beri imbalan..
Salahku berharap tanpa beri perubahan..
Salahku ya salahku..

Inginku berlari bawa luka hati..yang terus tergores luka berdarah..
Namun darah itu memutih seperti putihnya matamu yang mengira aku tak pernah terluka..memutih seputih matamu yang merasa luka itu tak seberapa..

Kemana ku harus berlari,kemana ku harus lepas lelah ini,kemana ku harus serah asa ini..

Aku dan kau hanya seorang manusia,punya emosi,punya hati,punya lupa..

Aku dan kau hanya seorang hamba,tak berhak menghakimi,tak berhak melucuti..

Aku dan kau hanya seorang bodoh,yang tak berhak busungkan dada atas kepintaran,yang tak berhak tegak menjulang kedzaliman..

Aku dan kau hanya seorang lemah..yang masih butuh uluran tangan-tangan kasihan,yang butuh kata-kata pengibaan..

AKu dan Kau..

Ya Aku,Ya Kau..

*********************************just a poem******

Leave a Comment